Perjalanan Menjadi Koordinator Seksi Acara di Pentas Seni (PENSI) ABS

0

Posted by Unknown | Posted in ,



M Ryandi Adnan , Koordinator Seksi Acara ABS
Seperti yang kalian tahu dari post aku sebelumnya, aku dianugrahi amanah untuk menjadi koordinator seksi acara di pagelaran ABS (Apresiasi Bahasa dan Seni). Banyak sekali suka, duka, drama, tantangan, dan cobaan dalam menjalani tugas ini.
Awal mulanya aku dipilih jadi koor itu saat rapat angkatan yang pertama. Rapat ini membahas tentang konsep acara dan penentuan PJ kelas dan koordinator seksi. Ada beberapa kandidat untuk menjadi koordinator acara. Dan berdasarkan hasil voting dan musyawarah, akulah yang terpilih. Rasanya dipilih itu senang dan bahagia, terima kasih teman-teman angkatan atas kepercayaannya kepadaku.
Menjadi koordinator seksi acara merupakan tanggung jawab yang besar, karena jika ada sesuatu terjadi pada acara, selain ketua pelaksana yang kena, sudah pasti koor acara juga kena. Koordinator acara juga bertanggung jawab penuh kepada pihak-pihak luar mengenai acara, seperti dosen dan bintang tamu.
Selanjutnya aku diharuskan mencari staff, aku mendapat 8 staff dari 4 kelas dan 2 jurusan. Staff-staff inilah yang memilih seksi acara, bukan aku yang memilih mereka. Well, tapi aku percaya kalau acaralah yang memilih kita untuk menjadi panitia.
Dari Pendidikan A aku dapat staff : Sherin (Ein) & Fresa , dari Pendidikan B aku dapat staff : Vinny & Niah, dari Sastra A aku dapat staff : Icut & Elsa, dan dari Sastra B aku dapat staff : Ghina & Nurul. Beberapa orang sudah sering jadi partner kerja aku, jadi aku sudah tau sifat dan karakter mereka. Sesudah dapat Staff, aku secepatnya mengadakan rapat seksi (rasek) yang pertama.

~Beberapa Bulan Sebelum Acara~
            Pada tanggal 23-25 Oktober 2017, kami mengadakan rasek online untuk mengumpulkan ide-ide mengenai konsep dan tema acara. Pada tanggal 24 Oktober diadakan rapat angkatan yang kedua. Di rapat ini, seksi acara banyak sekali mendapat masukan mengenai konsep dan tema
Seksi Acara ABS
            Rasek pertama acara diadakan 7 November 2017, kurang lebih seminggu setelah rapat angkatan. Di rasek ini kami membahas tentang konsep dan tema acara. Banyak sekali ide masuk, dan setelah rapat selama 3 jam, kita akhirnya sepakat untuk memilih konsep parallel worlds. Setiap kelas diberi kebebasan untuk memilih universe atau duniannya sendiri. Seksi acara telah menyiapkan 17 rekomendasi sub-tema atau dunia/universe yaitu Nusantara, Komik / Superhero, Fairytale, Supernatural, Avatar, Magical World, Distopia, Virtual World, Peradaban, Tech World, Robot world, Dewa Dewi, Walking Dead, Underwater/ Laut, Underworld, Oriental , Flora & Fauna. Selain 17 rekomendasi diatas, setiap kelas bebas membuat duniannya sendiri.
            Tema Parallel Worlds, merupakan tema lanjutan dari acara kami sebelumnya yaitu LEAP 1.0 . Acara LEAP 1.0 adalah acara pentas seni kami, yang masih dalam alur kaderisasi himpunan. Di acara ini kekompakan kami sebagai angkatan dilihat oleh kating. Tema acaranya adalah Time Travel, setiap kelas mendapat zamannya masing-masing. Ada zaman Kerajaan Kuno, Kerajaan Modern, 80an, dan Zaman Modern.
            Tanggal 10 November 2017, seksi acara sudah mendapat tema dari tiap kelas. Pendidikan A memilih tema Supranatural, Pendidikan B memilih tema Nusantara, Sastra A memilih tema Fairytale, Sastra B memilih tema Distopia.
            Rasek kedua diadakan tanggal 20 November 2017, membicarakan waktu penampilan perkelas, yaitu 35 menit perkelas, keinginan kami mengundang divisi kesenian himpunan dan bintang tamu, dan kandidat-kandidat MC. Bintang tamu yang ingin kami undang yaitu Torpedo Band, Tageg Band, DJ, H-UP! dan Bageur Band. Bageur band wajib kami undang karena mereka adalah band dosen Bahasa Inggris UPI.
            Selain itu kami juga membahas nama acara. Nama acara yang kami sepakati adalah LEAP 2.0 atau hanya LEAP saja, tetapi kami butuh tambahan kata atau frasa dibelakangnya. Saran-saran yang masuk ada : To Infinity and Beyond, Parallel, Infinitive World, The Hidden Reality, In between, Universum. Dari hasil voting yang menang adalah Universum, sehingga nama acara ABS ini adalah “LEAP : Universum”.

~Sebulan Sebelum Acara~
            Seksi acara mengadakan rasek ketiga tanggal 4 Desember 2017, tepat sebulan sebelum acara. Pertama kami membahas konsep acara. Konsep acara kami adalah “Si tokoh utama melakukan perjalanan antar dimensi melalui portal berupa pintu dan mencari fragment-fragment di setiap penampilan (dimensi). di akhir setiap fragment tersebut membentuk kata RATHASATTAMA”.
           
L to R : Niah-Elsa-Fresa-Vinny-Nurul-Ein-Ghina-Icut
Kedua kami mebahas MC, rencanannya MC bukan dari angkatan kami, melainkan dari angkatan atas. Dan ketiga, kami sudah mulai melakukan MOU dengan bintang tamu yang akan kami undang. Ada perubahan tentang bintang tamu, DJ diganti dengan Omdor band, karena kami rasa DJ kurang cocok dengan konten acara kami.
            Beberapa hari kemudian, kami menyuruh kelas untuk membuat nama penampilan kelas. Pendidikan A memilih nama “Mysticis” , Pendidikan B memilih nama “Bhanu Chandra Dipta” , Sastra A memilih nama “Tenebris Fabula” , dan Sastra B memilih nama “Welter”.

~Seminggu Sebelum Acara~
            Seminggu sebelum acara rundown yang sudah seksi acara buat harus diacak-acak berkali-kali karena banyak hal. Dari awal sampai revisi terakhir rundown sudah mengalami 10 kali perubahan. Hal yang bagus ? Tentu tidak, jika terus berubah, kami bisa dibilang tidak konsisten. Sebelum membuat rundown, ada baiknya dipikirkan matang-matang dan melakukan mini research, apakah rundown tersebut sudah sesuai dan tidak akan mengalami revisi lagi ?
            Untuk masalah MC karena banyaknya pertimbangan, akhirnya kami tidak jadi mengambil MC dari angkatan lain. Jadinya MC dari angkatan kami sendiri.

~ Hari-hari Mendekati Acara~
            Hari-hari mendekati acara tekanan menjadi semakin besar. Tekanan datang dari mana-mana baik itu dosen, angkatan, maupun pihak luar. Dan aku juga harus latihan penampilan kelas, yang dimana hari-hari mendekati acara itu, latihan menjadi sangat intens.
            Hal paling susah adalah membagi waktu, baik itu latihan penampilan kelas, kepanitiaan, tugas, maupun kelas. Semuanya adalah amanah dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan. Jika kamu berada di posisi yang sama dengan aku, dan kamu tidak sanggup menjalani semuanya, lebih baik mundur salah satu. Buat skala prioritas, mana yang lebih baik kamu tinggalkan. Akan tetapi lebih baik jika kamu bisa menjalani semuanya.
            Hari-hari mendekati acara tidak banyak perubahan atau revisi besar. Hanya saja aku jadi lebih sering tatap muka atau konsultasi dengan dosen.
            Gladi kotor dilaksanakan tanggal 2 Januari 2018 di theater terbuka UPI. Karena namanya kotor, jadi ada beberapa penampil yang banyak bermain-main (kurang serius). Di gladi kotor ini kita mendapat gambaran tentang penampilan tiap kelas, dan kami dari seksi acara berdiskusi bagaimana cara si tokoh utama dapat masuk ke dalam penampilan tiap kelas dan mendapat fragment.

~Sehari Sebelum Acara~
            Sehari sebelum acara kami baru bisa masuk venue pukul 10 malam, karena sebelumnya venue dipakai oleh jurusan lain. Pada malam hari, panitia memasang lighting, sound, dan mendekorasi ruangan.
            Semua orang sibuk pada hari ini, termasuk anak-anak kelas aku. Sehari sebelum acara mereka pergi ke tempat penyewaan kostum, membeli properti, makeup, dan dekorasi penampilan kelas.

~Hari Pelaksanaan Acara~
            Pagi-pagi tepatnya pukul 6.00 WIB kami melakukan gladi bersih. Gladi bersih berjalan dengan lancar dan tepat waktu, akan tetapi ada sedikit kendala. Soundman telat datang sehingga cukup menganggu gladi bersih. 2 kelas yang mendapat urutan tampil awal, gladi bersih dengan bluetooth speaker.
            Open gate dilaksanakan pukul 10.00 . Sudah ada beberapa penonton dan tamu yang datang. Penonton diarahkan ke photobooth sebelum duduk di kursi penonton. Jam 10.50 aku menjemput dosen-dosen untuk menonton dan memberi sambutan. Acara dimulai pukul 11.00. Detail tentang acara dan penampilan sudah aku bahas di post sebelumnya.
Seksi Acara ABS, Pose baca Rundown
            Acara berjalan dengan lancar. Ada beberapa bintang tamu yang menyanyikan lagu tambahan dan encore sehingga menyebabkan keterlambatan waktu. Akan tetapi keterlambatan waktu hanya sekitar 20 menit, dan acara selesai sebelum magrib.
            Saat hari H sudah tentu seksi acara menjadi sangat sibuk dan hectic. Apalagi kami double job menjadi LO. Sempat terjadi beberapa miss communication antar anggota. Namun, semua sudah clear dan itu tidak mempengaruhi kinerja kami.

~Pasca Acara~
            Seksi acara mendapat banyak sekali evaluasi. Seperti “kalau ada apa-apa lebih baik dibicarakan dulu”, “LO kurang tanggap”, “MC kurang ditraining”, dan lain sebagainya. Kena omel dosen juga sudah jadi santapan sehari-hari anak acara, apalagi ABS ini konteks nya adalah UAS.
            Acara “Leap : Universum” mendapat respon yang sangat positif dari berbagai pihak. Mereka berharap akan ada sekuel yaitu “Leap 3.0” di masa yang akan datang. Bintang tamu sangat senang dan memuji bisa diundang di acara kami. Pagelaran ABS ini juga jadi hot topic obrolan dosen, semua dosen merespon positif tentang acara ini.

            Itu semua sedikit curhat aku tentang bagaimana menjadi seksi acara. Mungkin ada yang bilang ini mirip LPJ (Lembar Pertanggung Jawaban), harus kuakui mungkin iya. Karena kebanyakan gaya penulisan aku seperti ini.
            Akhir kata, aku (Ryandi) berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung keberlangsungan acara ini. Dan aku berterima kasih banyak kepada teman-teman seangkatanku yang telah mempercayai aku menjadi koordinator seksi acara, maaf kalau aku masih banyak kekurangan dan punya salah selama jadi koordinator seksi acara.
            Dan terima kasih kepada staff-staff terbaikku : Ein, Fresa, Niah, Vinny, Icut, Elsa, Ghina & Nurul. Terima kasih atas kerja keras kalian selama ini. Tanpa kalian mungkin aku nggak bisa seperti ini. Terima kasih juga kepada Firas, sebagai ketua pelaksana, dan Yalma, sebagai wakil ketua pelaksana, yang selalu mendukung dan membimbing aku menjadi koordinator seksi acara.

Pagelaran Apresiasi Bahasa dan Seni “LEAP : UNIVERSUM”

0

Posted by Unknown | Posted in ,

Apresiasi bahasa dan seni merupakan mata kuliah fakultas di semester 3 yang wajib aku kontrak. Karena mata kuliah fakultas, mata kuliah ini hanya ada FPBS (Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra) & FPSD (Fakultas Pendidikan Seni dan Desain) Universitas Pendidikan Indonesia. Kenapa ada di 2 fakultas ? Karena dahulu FPBS namanya adalah Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni, lalu terjadi perpecahan sehingga lahirlah FPSD. Bobot mata kuliah ini adalah 3 SKS dengan tugas akhir membuat pagelaran atau pentas seni.

Dua jurusan di Departement Bahasa Inggris (Pendidikan dan Non-Pendidikan) menjadi satu di mata kuliah ini. Karena kita mengadakan pagelaran yang sama. Pagelaran kami dilaksanakan pada hari Kamis, tanggal 4 Januari 2018 di Amphitheater UPI. Open gate dimulai dari pukul 10.00 , tetapi acara baru dimulai pukul 11.00.

Nama dari kegiatan ini adalah “Leap 2.0 : Universum” . Leap berarti loncatan, dan universum berarti dunia atau universe. Tema acara ini adalah Parallel Worlds, dimana setiap kelas mewakili satu universe atau dunia parallel. Ada satu tokoh utama sebagai benang merah, dia akan menjelajah dimensi untuk mencari fragment. Nanti fragment-fragment ini akan disatukan dan membentuk kata “RATHASATTAMA”, yaitu nama angkatan aku. Acara ini merupakan lanjutan dari “Leap 1.0” , acara pentas seni yang diadakan saat masa-masa kami kaderisasi, dengan tema time travel.

Acara ini membutuhkan persiapan berbulan-bulan. Di masa-masa persiapan kami melakukan dana usaha, berlatih penampilan kelas, melakukan MOU dengan bintang tamu, rapat, dan membentuk kepanitiaan. Di acara ini aku diamanahi oleh angkatan menjadi koordinator seksi acara.

Proud Lecturer and His Students
Kami mengadakan 2 kali gladiresik untuk acara ini. Gladi kotor diadakan 2 hari sebelum acara, tepatnya tanggal 2 Januari di Theater Terbuka UPI. Gladi Bersih dilaksanakan pada hari H di venue acara , dimulai dari jam 6 pagi.

Acara dibuka pukul 11.00 oleh MC. MC nya adalah Ayu Nurul dari Pendidikan B, dan Neily dari Sastra A . Lalu setelah itu ada opening, background story tentang karakter utama kenapa dia menjelajah dimensi dan kenapa dia harus menemukan fragment di setiap dimensi. Tokoh utamanya adalah Hamid dari kelas Sastra B. Sesudahnya ada pembacaan ayat suci al-quran, sambutan dari ketua pelaksana, dan sambutan dari ketua departement pendidikan Bahasa Inggris.

Dari sambutan-sambutan, kita masuk ke penampilan pertama yaitu dari Sastra A. Sastra A mengambil tema/universe Fairytale. Nama penampilan mereka adalah “Tenebris Fabula” yang artinya sisi gelap dari dongeng. Mereka menampilkan drama. Ceritanya tentang sesorang yang terjebak oleh mimpi buruknya. Dalam universe fairytale, tokoh utama (Hamid) mendapat fragment dengan tulisan “AMA”.

Sesudah penampilan Sastra A, acara break ISOMA (Istirahat Sholat Makan) selama 1 jam, karena waktu sudah hampir menunjukan pukul 12 siang.

Penonton di sambut oleh bintang tamu sesudah break ISOMA, bintang tamu pertama adalah Tageg. Tageg merupakan band Bahasa Inggris UPI angkatan 2015. Genre yang dibawakan adalah Pop. Tageg juga tampil di acara ABS tahun sebelumnya.

Sesudah Tageg, ada penampilan kelas aku yaitu kelas Pendidikan A. Kelas aku mengambil tema/universe Suprantural. Nama penampilan Pendidikan A adalah “Myticis” yang artinya mystic/mistik. Pendidikan A menampilkan drama tari dari 4 kesenian dan kisah mistis di Indonesia. Dalam universe Suprantural, tokoh utama mendapat fragment dengan tulisan “ATT”. Detail mengenai penampilan kelas aku, akan dijelaskan di post selanjutnya.

Suasana Panggung "LEAP : UNIVERSUM"
Sesudah Pendidikan A, ada bintang tamu yang kedua yaitu Omdor band, Omdor merupakan singkatan dari Orkes Musik Dangdut Dorong. Dari namanya kita sudah tahu bahwa band ini bergenre dangdut. Band ini berasal dari FPBS, dengan sebagian besar personilnya berasal dari jurusan Bahasa Indonesia.

Sesudah Omdor, ada penampilan dari kelas Pendidikan B. Kelas Pendidikan B mengambil tema/universe Nusantara. Nama penampilan kelas pendidikan B adalah “Bhanu Chandra Dipta”. Arti Bhanu Chandra Dipta, kalau tidak salah adalah bulan yang bersinar terang. Kelas Pendidikan B menampilkan kabaret. Awal cerita ada dua pasangan dari Pulau Bali yang menikah, pasangan tersebut kemudian dikaruniai sepasang anak kembar, laki-laki dan perempuan. Kemudian diceritakan bagaimana kedua anak tersebut bermain-main ke seluruh Indonesia, mereka melihat berbagai macam tari dari seluruh daerah Indonesia, ada tari Betawi, tari Jawa, tari Dayak, etc. Tetapi hal buruk harus terjadi, si laki-laki meninggal, menyisakan saudara perempuannya sendiri. Saudara perempuan tersebut dilanda kesedihan yang mendalam. Dia bertapa, kemudian dia bertemu dengan seorang penari Bali. Di akhir cerita, dia menari tarian Bali untuk menghibur kesedihannya. Di bagian epilog, semua karakter muncul dan menyanyikan lagu Pileleuyan, lalu mereka satu persatu meninggalkan panggung. Dalam universe Nusantara, tokoh utama mendapat fragment dengan tulisan “RAT”.

Sesudah penampilan kelas Pendidikan B, ada Penampilan Pendidikan. Penampilan Pendidikan merupakan penampilan gabungan dari kelas Pendidikan A dan Pendidikan B. Kami menampilkan flashmob dan line dance. Pertama, kami menari lagu Luis Fonsi – Despacito, kelas Pendidikan A menjadi center di lagu Despacito. Kedua, kami menari lagu Via Vallen – Sayang, kelas Pendidikan B menjadi center di lagu Sayang.

Sesudah penampilan pendidikan, ada penampilan dari kelas Sastra B. Sastra B mengambil tema/universe Distopia, dan nama penampilan mereka adalah “Welter”. Distopia merupakan lawan kata dari Utopia. Distopia artinya komunitas atau masyarakat yang tidak didambakan atau menakutkan atau hancur. Contoh dunia distopia dapat kalian lihat di serial Hunger Games, Maze Runner, dan Divergent. Sastra B menampilkan perkusi, vocal group, dan modern dance. Dalam universe distopia, tokoh utama mendapat fragment dengan tulisan “HAS”.

Sesudah Sastra B, ada penampilan bintang tamu yang ketiga yaitu H-UP! . H-UP!  atau Hallyu UP! merupakan salah satu komunitas pecinta budaya pop Korea di UPI. Di UPI kalau tidak salah ada 3 komunitas pencinta K-Pop. Ada H-UP!, Korea UPI, dan satu lagi aku lupa namanya. H-UP! menampilkan cover dance. Cover dance Produce 101 – Shape of You, BTS – Gogo, CLC – Hobgoblin, dan Ikon – B’day.  Aku ikut tampil bersama H-UP! , aku tampil di lagu Shape of You, Gogo, dan B’day. Di Shape of You, aku mendapat solo part untuk adegan slayer, dan juga part solo dari Yuehua Justin.

Penampilan Hallyu UP!
Sesudah H-UP! ada bintang tamu yang keempat yaitu Torpedo. Torpedo merupakan band Bahasa Inggris UPI angkatan 2016. Torpedo membawakan lagu-lagu akustik, dan mereka juga membawakan satu lagu dangdut.

Sesudah Torpedo ada bintang tamu yang keempat yaitu Bageur Band. Bageur Band merupakan band dosen Bahasa Inggris UPI. Genre dan lagu yang dibawakan bermacam-macam, dari lagu Armada sampai lagu Taylor Swift.

Sesudah Baguer Band sampailah kita ke penghujung acara. Acara ditutup dengan Hamid atau tokoh utama, menyusun fragment “AMA”, “ATT”, “RAT” , dan “HAS” menjadi RATHASATTAMA. Setelah fragment selesai disusun, kami semua dari Pendidikan A & B, Sastra A & B menari flashmob lagu Pharrell Wiliams – Happy.