Kali Kedua Menjadi Ketua Kelas (KM)

0

Posted by Unknown | Posted in , , ,



Semester 5, semester ganjil dan awal tahun ketiga di dunia perkuliahan. Tidak terasa sudah 2,5 tahun aku kuliah di UPI. Sudah banyak pengalaman dan moment yang aku alami, dari pengalaman manis sampai pahit.
Di semester 5, aku mendapat opportunity dan kehormatan kembali untuk menjadi ketua kelas. Tetapi kali ini aku hanya menjadi ketua kelas di kelas besar (5A). Aku menjadi KM di 5 mata kuliah yaitu Evaluasi Pembelajaran Bahasa Inggris, Pragmasemantics, Media Pembelajaran TIK Bahasa Inggris, Exploring Fiction, dan Practice of Translating.
Jujur awalnya aku agak takut untuk jadi KM lagi di semester ini karena aku punya kesibukan dan pekerjaan lain di luar kelas/akademik. Aku takut nanti kelas akan terbengkalai atau tidak ter-handle oleh aku. Namun setelah beberapa minggu sampai akhir periode/semester, hal yang aku takutkan tidak terjadi. Aku tetap bisa lancar jadi KM, dan pekerjaan aku di luar kelas tetap bisa berjalan. Aku mempelajari satu skill yang bernama multitasking.
Kesuksesan aku menjadi KM bukan karena usaha aku sendiri, tetapi juga karena dukungan dan kerjasama teman-teman sekelasku. Tanpa mereka mungkin aku tidak akan seperti ini. Dukungan dan doa orang tua, keluarga, serta sahabat juga turut membantu.
Hal-hal yang berbeda dari semester sebelumnya adalah yang pertama sudah pasti mata kuliah, SKS, dan dosen. Kedua, program kerja, di semester 5 ini aku tidak terlalu banyak mengajukan program kerja dikarenakan kondisi kelas dan hal-hal lainnya. Ada program kerja baru dan ada beberapa program kerja yang dihilangkan. Sedihnya, di semester ini tidak ada acara kelas. Ketiga, lebih banyak pressure dari semester sebelumnya, baik itu dari universitas (dosen, staff prodi/fakultas), teman sekelas, maupun eksternal (teman seangkatan, himpunan, dan lain-lain).
Di akhir periode aku menjadi KM, aku menyebar questioner evaluasi KM. Alhamdulillah, skor aku meningkat dari 6,4 ke 7,78 (range: good). Tetapi aku sadar, aku sebagai KM masih banyak sekali kekurangan dan hal-hal yang aku harus perbaiki dan benahi.
Karena aku tidak mau ngomong panjang lebar di post ini (bingung juga mau nulis apa sebenarnya). Kalian bisa langsung cek LPJ (Laporan Pertanggung Jawaban) KM dan manajemen program kerja di link dibawah ini, selamat membaca.

Laporan Pertanggung Jawaban Ketua Kelas 5A
Manajemen Program Kerja Kelas 5A

Kilas Balik 2018

0

Posted by Unknown | Posted in ,



Dua ribu delapan belas, tahun yang menyimpan banyak cerita bagiku. Tahun yang bisa dibilang titik awal dari kehidupan nyata yang akan kuhadapi selanjutnya, dan tahun dimana umurku menjadi dua dekade.
Bisa dibilang tahun ini tahun yang menyedihkan dan menyakitkan buatku, banyak peristiwa yang membuat air mata ku mengalir. Namun, banyak pula peristiwa menyenangkan yang aku alami.

January : The Most Epic Comeback Ever
Di bulan Januari ini aku mempunyai ekspetasi tinggi terhadap tahun 2018. Aku pikir 2018 will be my year. Sudah banyak yang aku siapkan untuk menghadapi 2018, termasuk penampilan spesial di awal bulan Januari. Karena awal tahun ini ada pementasan seni dari mata kuliah ABS (Apresiasi Bahasa dan Seni). Untuk lebih lengkap tentang ABS bisa cek postingan-postingan aku sebelumnya.
Pementasan ABS ini seperti konser bagi aku. Prestasi bagiku di awal tahun 2018 adalah aku bisa menghapal 7 Koreografi yaitu: Luis Fonsi - Despacito, Via Vallen - Sayang, Pharrell Williams - Happy, Ed Sheran - Shape of You (Produce 101 Version), BTS - Go Go, Ikon - B'day, dan Tari Cikeuruhan. Aku memang mempunyai hobi menari namun baru dikembangkan di saat aku kuliah.
Untuk menunjang penampilanku, di awal tahun ini aku membuat sebuah perubahan yaitu aku mengecat rambut hitamku menjadi warna Ash Blonde. Pada bulan Desember sebelumnya aku sudah melakukan dua kali bleaching sampai ke level 10, sampai rambut aku jadi kuning/putih. Aku bleaching pakai Miranda (MC-6) dicampur dengan developer Makarizo volume 40. Dan untuk warna Ash Blonde aku juga pakai Miranda Ash Blonde (MC-16).

February : Gain Promotion
Tanggal 1 Februari adalah awal perkuliahan semester 4. Setelah libur dua minggu di bulan Januari, aku mendapat sebuah Ilham untuk menjadi KM di semester ini (cerita lengkapnya bisa cek di postingan aku sebelumnya). Entah dari mana bisikan itu datang, tetapi aku bertekad pada diri aku sendiri bahwa aku harus membuat gebrakan dan revolusi di tahun ini.
Kehidupan perkuliahanku di bulan ini nggak beda-beda jauh dengan yang sebelum-sebelumnya, tetapi nggak sesibuk semester sebelumnya. Bedanya sekarang aku jadi KM, jadi punya tanggung jawab lebih.
Rambut ash blonde aku luntur dan kembali ke warna bleaching yaitu blonde. Karena luntur aku kembali mengecat rambutku, tapi kali ini warna biru. Masih dengan merek cat yang sama yaitu Miranda, dengan warna Blue (MC-2) , dicampur sedikit dengan warna Blue Black (MC-15). Hasilnya sangat bagus, warna biru ini benar-benar cocok dengan aku. Warna biru membuat wajah sekaligus rambut aku terlihat bersinar.

March : What is Love?
Di awal bulan Maret ini, tepatnya tanggal 1, kelompokku di mata kuliah kewirausahaan mendapat bagian sebagai pelaksana seminar kewirausahaan. Kegiatan ini cukup menyita waktu dan tenaga. Di seminar kewiraushaan ini, kita harus mengundang wirausahawan muda untuk sharing tentang wirausaha, selain itu kita juga harus presentasi tentang teori-teori wirausaha.
Judul dari bulan Maret ini adalah “What is Love?” karena Twice - What is Love? adalah salah satu lagu favorite aku tahun ini (walaupun rilisnya bulan April). Alasan lainnya, di bulan ini aku sedang ‘dekat’ dengan seseorang. Yes, I’m falling in love with someone.
Rambut biru aku luntur jadi warna toska lalu luntur kembali menjadi hijau. Salah satu kekurangan Miranda sebagai cat rambut murah adalah mudah luntur. To be honest, waktu luntur jadi toska warnanya itu masih bagus tetapi saat luntur menjadi hijau, rambutku jadi jelek sekali dan kelihatan kering. Mungkin kalau aku cat rambut lagi, aku nggak akan pakai merek Miranda lagi atau yang semacamnya.

April : Time for The Moon Night
Bulan ini aku namai ‘Time for Moon Night’ karena Gfriend comeback juga bulan ini. Selain itu, di bulan ini, ada malam keakraban (Makrab) himpunan, dan aku kembali jadi panitia konsumsi seperti tahun kemarin.
Seperti aku bilang di atas, bulan ini Twice dan Gfriend comeback. Aku beli kedua album mereka yang menurut aku itu worth it. Ini pertama kalinya aku beli album Twice, dan aku suka sekali dengan album ‘What is Love?’, karena lagu-lagunya easy listening dan catchy, aku suka semua lagu di album itu. Aku juga beli album Gfriend ‘Time for The Moon Night’, album ini bener-bener manjain mata (dengan photobooknya) dan telinga.
Karena rambut aku luntur jadi warna hijau, aku mengecat rambutku lagi. Aku kembali pilih warna blonde, karena banyak yang bilang aku cocok dengan warna blonde. Aku sendiripun merasa begitu, lebih cocok dengan warna blonde dibanding coklat. Kali ini aku mengecat rambut pakai Matrix Socolor warna Golden Medium Blonde (7.3/7G) dicampur dengan developer Matrix 9%. Rambut aku sudah sangat rusak jadi nggak mungkin pakai developer 12%/Vol 40, dan aku nggak melakukan bleaching lagi. Walau begitu, warna blondenya keluar, hasilnya jadi dirty blonde di aku. Selain itu, aku sempet ngalamin Brassy Hair atau rambut keorangenan, cara mengatasinya aku pakai purple dan blue shampoo.

May : End of The Half
Semester 4 berakhir bulan ini, dengan berakhirnya semester 4 maka selesai pula tugas aku sebagai KM. Aku menulis laporan pertanggung jawaban sebagai KM, bisa dicek di post sebelumnya. Rasanya lega sekali semester ini berakhir. Dan aku bahagia banget semester 4, karena IP aku akhirnya nyentuh angka 3.7, lebih dari target aku yaitu 3.4 . Bahagia banget bisa ngerasaiin title Cum Laude (Dengan pujian/untuk IP diatas 3.5) di semester ini, karena sebelum-sebelumnya IP aku tidak pernah mencapai angka 3.5 . Otomatis IP di semester ini menaikan IPK keseluruhan. Semoga aku bisa tetap mempertahankannya di semester depan.
Di bulan Mei aku ikut kegiatan dari BEM REMA UPI yaitu UPI Leadership Camp (ULC), aku udah pernah cerita di post-post aku sebelumnya. Dari kegiatan ini aku punya banyak teman baru dari fakultas-fakultas lain dan kampus daerah. Banyak yang aku dapat dari kegiatan ULC, terutama tentang kepemimpinan.
            Dan aku mengecat rambutku lagi, kali ini tidak warna terang melainkan warna natural. Kali ini aku mengecat rambutku dengan warna blue black, karena paling mendekati warna rambut aku (FYI warna rambut asli rambut aku itu hitam kecoklatan/dark brown). Karena trauma cat murah, sekarang aku pakai cat Miratone Blue Black (2BB), hasilnya di aku jadi warna hitam muda.

June : Unproductive Holiday
Lebaran jatuh pada tanggal 15-16 bulan ini. Artinya 2 minggu pertama aku melakukan puasa Ramadhan, dan aku sudah memasuki libur semester. Dari awal puasa yaitu bulan Mei akhir sampai tanggal belasan di bulan Juni, aku ngerasa puasa kali agak berbeda. Aku kurang merasakan kehangatan dan kebersamaan bulan Ramadhan yang biasanya aku rasakan. Aku selalu merindukan Bulan Ramadhan datang, tetapi rasanya Ramadhan kali ini tidak seperti Ramadhan biasanya.
Di puasa tahun ini aku hanya menghadari 3 acara buka bersama yaitu 2 buka bersama bersama teman sekelas kuliah yang dilaksanakan di Waroeng Upnormal Cihampelas & Ayam Nelongso Setiabudi, dan 1 buka bersama sahabat SMA di Sensei Ramen Margacinta. Sisanya aku buka puasa di rumah atau tempat kost. Saat di tempat kost, aku sahur dan buka sendiri karena penghuni kost aku itu individualis. Dan tahun kemarin saat bulan puasa gini aku sedang ‘dekat’ dengan beberapa orang, tetapi tahun ini aku sedang tidak dekat dengan siapa-siapa, maybe that why I feel alone and different.
Aku punya kebiasaan saat bulan puasa yaitu nonton Anime Pokemon setiap habis buka puasa, dan kebiasaan itu masih berjalan sampai puasa tahun 2018 ini. Untuk tahun ini aku nonton season Sun & Moon, tentang Ash Ketchum masuk sekolah pokemon. Selain nonton Pokemon, aku juga nonton Produce 48 di bulan Juni ini, aku rutin ngikutin Produce 48 setiap minggu.
Untuk menghabiskan waktu saat puasa dan ngabuburit, aku bermain game di laptop. Game yang paling sering aku mainin saat itu adalah 'Age Of Empires 2 HD', game favourite aku dari kecil. Awalnya aku main versi bajakan, tapi versi bajakan terbatas, dan nggak bisa instal expansion pack seperti 'African Kingdom' dan 'Rise of Rajas'. Akhirnya karena pengen banget main expansion pack 'Rise of Rajas' dan pakai Malay civilization, which is suku dan negara aku sendiri, apalagi champaign nya tentang Majapahit. Aku lalu mendownload Steam. Kebetulan saat itu lagi ada summer sale, jadi harga base game + 3 expansions hanya sekitar 90 ribuan.
Ada enaknya juga main game original, bisa online dan banyak fitur-fitur yang nggak bisa didapat di versi bajakan. Karena tergiur summer sale, aku beli satu game lagi yaitu One Piece Unlimited World Red Deluxe Edition. Tetapi sayangnya laptop aku nggak kuat buat main game itu, padahal udah memenuhi spesifikasi minimum. Pada akhirnya game itu cuma jadi pajangan di Library.
Setelah menjalani puasa satu bulan, akhirnya tibalah Lebaran. Saat lebaran biasanya aku pergi ke Bogor atau Tanggerang untuk silaturahmi dengan keluarga disana, tetapi tahun ini aku nggak kemana-mana. Sama seperti puasa, lebaran tahun ini terasa sepi dan hampa bagi aku, aku kurang bisa merasakan kehangatan Ramadhan dan Idul Fitri yang biasanya aku rasakan. Semoga tahun depan aku bisa kembali merasakan kehangatan Ramadhan dan Idul Fitri.

July :  Content Creator
Sepanjang bulan Juli adalah libur panjang transisi semester ganjil ke genap. Untuk anak kelas 3 SMA, mereka sedang persiapan masuk universitas, untuk kakak tingkatku yang semester 6, mereka sedang KKN. Dan untuk aku yang peralihan semester 4 ke 5 bisa dibilang jadi pengangguran. I spend most of my holiday at home, nggak kemana-mana. Keluarga aku pada kerja & sekolah, dan teman-teman kuliahku berada di kampung halaman masing-masing. Teman lama? Sudah tak tahu gimana kabarnya, teman lama yang dekat denganku pada sibuk.
Aku mengisi waktu liburanku dengan mengerjakan proyek tahunan untuk memeriahkan ulang tahunku. Proyek tahun ini agak berbeda, karena spesial 20 tahun. Tahun-tahun sebelumnya cuma countdown dan celebration, tahun ini konsep aku random video berupa parody, iklan, vlog, dan trailer. Sebenarnya proyek ini udah dirancang dari lama, tetapi baru bisa terealisasi bulan Juli ini karena aku baru punya kamera yang lumayan bagus dan memadai. Dan entah bagaimana, papa aku beli handycam baru merek Panasonic HC-V180, yang bisa aku pinjam untuk membuat proyek aku.
Kamera bagus dan memadai disini bukan aku beli kamera, tetapi aku ganti handphone. Aku pakai kamera smartphone untuk syuting proyek aku. Setelah 3 tahun lebih memakai Samsung Galaxy Grand-Prime, aku pindah hati ke Xiaomi Redmi Note 5. Handphone lama aku sudah penuh memorinya dan beberapa fiturnya sudah tidak bisa berjalan dengan baik, jadi mau nggak mau aku harus ganti. Xiaomi Redmi Note 5 aku pilih karena affordable dan spesifikasinya yang bagus terutama kameranya. Hasil rekaman HP ini sangat stabil walau tanpa stabilizer. Aku udah lama ngincer Xiaomi karena teman-teman aku banyak yang pakai.
Di pertengahan Juli akhirnya aku jalan-jalan ke pedesaan, lebih tetapnya menjalankan program kerja himpunan yaitu Pengabdian Pada Masyarakat (P2M). Kegiatannya dilaksanakan di Desa Sukakarya, Kabupaten Garut. Seminggu di sana aku jadi guru untuk anak TK dan belajar bercocok tanam. Aku belajar menanam benih, memanen tanaman, dan mencabut rumput liar.

August : The Second Decade
Di awal agustus aku semakin sibuk dengan proyek tahunan aku, apalagi makin mendekati deadline. Yang biasanya syuting satu video bisa 3 hari, sekarang satu hari aku bisa bikin 3 video berbeda.
Awal agustus, tepatnya tanggal 5, aku akhirnya benar-benar liburan. Aku pergi ke Kota Malang, Kota Batu, dan Gunung Bromo. Aku pergi ke berbagai macam tempat wisata di sana yaitu: Museum Angkut, Kawah Bromo, Batu Night Spectacular, Jatim Park, dan Alun-alun Batu. Aku pulang pergi pake kereta api Malabar, perjalanannya sekitar 15 jam. Di sana aku menginap di homestay di kota Batu.
Bulan Agustus ini bulan yang spesial buat aku, karena di Bulan ini aku berulang tahun, dan di tahun 2018 ini aku tepat berusia 20 tahun. Nggak ada perayaan khusus untuk merayakan ulang tahunku yang ke 20 ini. Aku habiskan tanggal 12 Agustus 2018 dengan makan siang bersama keluarga di Chingu Cafe Buah Batu, lalu dilanjut dengan ziarah makam. Terasa sepi ulang tahun yang ke 20 ini, tetapi aku tetap bersyukur masih bisa hidup dan bertahan sampai umur yang ke 20 tahun ini. Semoga aku makin dewasa kedepannya.
Di umurku yang ke 20 tahun, aku kepikiran untuk menganti model rambut. Aku suka sama haircut yang lagi trend asal Korea yaitu 'Two Block Cut'. Aku pengen ganti model rambut kaya gitu, jadi aku mulai manjangin poni. But because I think this hairstyle will not work at wavy hair, jadi aku melakukan rebonding/smoothing. Aku rebonding pakai Makarizo Easy Straight. Aku merebonding sendiri tanpa bantuan siapapun. Aku nggak pernah ke salon karena mahal dan malas. Kemarin-kemarin aku juga ngecat rambut sendiri. Aku cuma butuh kaca 2 arah buat liat bagian belakang rambut.
Seminggu setelah rebonding, aku pergi ke barbershop untuk potong rambut, aku bilang ke barbernya untuk potong Two Block Cut, sambil aku kasih liat gambarnya. Tetapi barbernya salah tangkap, aku malah dipotong gaya 'Pompadour Undercut'. Agak upset awal-awal tetapi lama-lama aku suka, karena ternyata haircut ini cocok denganku, dan sampai sekarang jadi model rambut aku.
Agustus 2018 diakhiri dengan event terbesar di kampus aku yaitu MOKAKU. Tahun ini aku kepilih lagi menjadi pemandu. dengan menjadi panitia MOKAKU, aku jadi punya banyak kenalan dan teman baru.

September : Annual Festival
Semester 5 resmi dimulai awal bulan ini, itu berarti aku sudah di tingkat 3 perkuliahan. Benar-benar nggak kerasa, udah tingkat 3 lagi, udah punya 2 junior di kampus. Aku bersyukur untuk semester ini bisa kepilih lagi menjadi KM, tetapi kali ini hanya KM kelas besar.
Semester 5 sempat membuatku kaget dan terkejut karena mata kuliah dan tugas-tugasnya. Sangat berbeda dengan semester sebelumnya yang (agak) nyantai, aku ngerasa semester ini penuh dengan tugas. Selain itu di himpunan juga lagi sibuk-sibuknya.
Akhir bulan ini ditutup dengan event terbesar himpunan Bahasa Inggris UPI yaitu AECS. Di AECS aku dapet amanah untuk menjadi ketua divisi Bazaar. Tugas aku yaitu mengorganizir segala keperluan bazaar termasuk mencari tenant. Alhamdulillah acara dan bazaar AECS berjalan dengan sukses, terima kasih staf-stafku yaitu Dyandra, Vina, Ghayatri, dan Ibnu, juga SC-ku yaitu Lidya. Beruntung sekali aku bisa kerjasama dengan mereka.

October : Depressed
Bulan oktober adalah bulan yang menyedihkan buatku. Sesuai judulnya, aku sempat mengalami depresi ringan di bulan ini. Yang aku rasaiin saat itu sedih terus menerus, stress, hampa dan seperti tidak ada hari besok. Beruntung aku bisa melewati masa-masa sulit itu.
Awal dari depresi aku karena masalah pribadi, hubunganku dengan beberapa orang kurang berjalan baik. Lalu ada masalah dengan pekerjaanku, dan ada masalah juga di himpunan. Terlalu banyak masalah datang dan terjadi dalam satu waktu.
Di saat itu, aku sampai memutuskan untuk keluar dari himpunan dan memilih hiatus lebih lama dari komunitas Hallyu UP! (Sebelumnya aku sudah hiatus dari bulan Mei). Akan tetapi, keputusan aku untuk keluar dari himpunan tidak disetujui, sehingga status aku saat itu adalah ditangguhkan dan dibebas-tugaskan dari semua tanggung jawab.
Untuk menghilangkan rasa sedihku, aku banyak menghabiskan waktu sendiri dan relaksasi. Aku pergi belanja, karaoke, main, dan melakukan apapun yang membuat diriku senang. Akupun menghadiri beberapa event seperti event cover dance untuk menghibur diri.
Selain itu, di waktu senggang aku menyempatkan untuk menonton film dan TV series di laptop. TV series yang aku tonton dan suka yaitu 13 Reasons Why (I know it’s bad to watch it when you have life problem, but it entertain me), Riverdale, dan My ID is Gangnam Beauty (It also one of my favourite Webtoon). Dengan menonton series-series itu, aku lebih menghargai kehidupan. Aku berharap punya teman-teman yang asik seperti di Riverdale, dan kisah cinta romantis lucu seperti di Gangnam Beauty.
Di akhir bulan, aku dapat kesempatan untuk menjadi panitia sekaligus room keeper acara konfrensi bahasa di kampus, dan aku digaji. Yang biasanya aku jadi panitia harus bayar (Danus), tetapi ini malah dibayar. After Party Bazaar AECS dilaksanakan bulan ini, aku makan dan foto bersama dengan SC, dan staff-staffku.

November : It is A Real Life?
Di bulan November ini keadaanku membaik karena hubungan aku dengan beberapa orang membaik dan tambah dekat. Aku sudah mulai bisa menerima keadaan, juga melupakan masalah yang terjadi. Aku merasa beruntung mempunyai keluarga dan teman yang selalu mendukung aku.
Masalah-masalah yang terjadi di bulan Oktober membuatku lebih dewasa dan berhati-hati. Seketika aku tersadar kalau umurku sudah kepala dua, masalah yang bakal dihadapi bukan lagi masalah-masalah remaja, tetapi masalah kehidupan, Welcome to real life.
Berbeda dengan bulan sebelumnya, bulan November penuh dengan kebahagiaan. Di pertengahan bulan November aku merayakan ulang tahun bersama dengan teman-teman sekelasku. Iya, kita merayakan ulang tahun dari 32 orang dalam satu waktu. Kita juga pergi piknik, dan menonton film. Film yang aku tonton yaitu Wreck It Ralph 2 : Ralph Break the Internet. Ini pertama kalinya aku main bersama mereka di Semester 5.
Esa’s Flower Festival diadakan bulan ini. Aku dapat dua bunga mawar, mawar merah dan mawar putih. Lalu bulan ini ada syukuran AECS dan Tribute to ESA 2018. Selain itu aku jadi panitia dari 2 acara terbaik di ESA yaitu Writing Seminar ESA dan Speech Contest ESA.

December : Farewell
Desember, bulan terakhir dan bulan perpisahan. Sesuai judul bulan ini yaitu Farewell. Di bulan ini aku harus rela dan ikhlas berpisah dengan beberapa hal. Upacara demisioner himpunan diadakan tanggal 22, dengan ini aku resmi melepas jabatan aku di himpunan. Dua tahun sudah aku berkarir di himpunan, banyak hal yang telah aku lewati dan aku pelajari dari himpunan. Beruntung di upacara demisioner, aku dikasih kesempatan untuk menampilkan sebuah performance. Aku menampilkan cover dance lagu Produce’s Hot Issue / Produce 48 – Rumor untuk solo stage, lagu yang sudah lama aku ingin tampilkan.
Bulan Desember sudah mulai memasuki masa UAS, jadi kuliah sedikit lebih nyantai. Di awal Desember ada English Student’s Competition Week (ESCW), dan aku mengikuti lomba video contest. Awal bulan aku sibuk syuting untuk video contest, sayangnya tahun ini aku dan teamku gagal menang lagi.
Ada beberapa kenangan manis dan indah yang terjadi di bulan Desember ini. Aku merasakan kebahagiaan saat bersama seseorang, suatu perasaan yang sudah lama tidak aku rasakan. Aku banyak menghabiskan waktu dengannya di bulan ini. Aku berharap bisa terus dan akan menghabiskan moment dan waktu bersamanya di masa depan atau tahun-tahun yang akan datang.
On the other hand, bulan Desember merupakan bulan yang membuatku merana. Di bulan Desember aku harus mengucapkan perpisahan dengan beberapa orang yang pernah hadir di kehidupanku. Tidak semua orang itu adalah orang jahat atau menyebalkan, sebagian dari mereka adalah orang baik dan orang yang aku sayang. Dalam setiap pertemuan akan ada perpisahan, memang perpisahan itu menyakitkan, tetapi aku mulai belajar untuk merelakan, walau itu sulit.
Aku tutup tahun ini dengan perpisahan, berpisahan dengan kenangan dan hal-hal buruk yang terjadi di masa lalu, sekaligus berpisahan dengan kenangan manis dan indah yang pernah terjadi.

Dengan semua cobaan, rintangan, dan penderitaan, aku berhasil survive di 2018. 2018 bagiku adalah tahun yang menyedihkan dan penuh cobaan. Namun tahun 2018 telah banyak memberiku pelajaran hidup yang berharga, pelajaran hidup yang belum pernah aku dapat sebelumnya. Aku lebih kuat dan dewasa karena 2018.
Aku harap 2019 menjadi tahun yang lebih baik daripada 2018, semoga aku bisa lebih bahagia dan makmur di 2019. Setelah melewati 2018, aku siap menghadapi tantangan yang akan terjadi 2019. Mohon kerjasamanya ya 2019, satu tahun kita akan bersama.

~Trivia~
*Song of The Year : Twice – What is Love?
*Album of The Year : Twice – What is Love? / Dance The Night Away
*Movie of The Year : The Incredibles 2
*Game of The Year : Spyro Reignated Trilogy
*Food of The Year : Mozadas D’Besto
*Drink of The Year : Thai Tea & Thai Green Tea
*Restaurant of The Year : Oseng Mercon Geger Kalong
*Place of The Year : Belakang Museum Pendidikan Nasional
*Best Event : Apreasi Bahasa dan Seni “Leap : 2.0 Universum”
*Committee of The Year : Seminar Kewirausahaan P.B.I UPI 2018
*Best Performance : Kpop Cover Dance Medley (With H-UP! All Star) at “Leap 2.0 Universum”
*Best Moment : Turning 20th & Falling in love with someone
*Worst Moment : Fired from work
*Best Achievement : Become a class leader

Pengalaman Pertama Jadi Ketua Kelas / Murid (KM)

0

Posted by Unknown | Posted in , , ,


Semester 4 banyak merubah hidupku, di semester ini aku berambisi untuk mendapat sesuatu yang lebih baik dari sebelumnya, apalagi perjalananku di dunia perkuliahan sudah setengah jalan. Di semester ini aku mengajukan diri menjadi ketua kelas/murid (KM).
Keinginan untuk menjadi KM sebenarnya sudah ada dari awal semester 3 namun aku merasa di semester 3 belum waktu yang tepat, dan perkulihan di semester 3 yang super sibuk dan menyita waktu banyak (lebih tepatnya  tersita waktu banyak untuk persiapan Apresiasi Bahasa dan Seni). Di akhir semester 3 aku konsultasi ke beberapa orang termasuk KM-KM sebelumnya tentang rencanaku menjadi KM. Kebanyakan dari mereka berkata “kenapa tidak coba ? Mungkin kamu bisa”.
Akhirnya saat mata kuliah pertama di kelas 4A & 4A2 saat ditanya siapa ketua kelasnya, aku mengacungkan tangan. Aku liat reaksi teman-teman sekelasku, beberapa ada yang kaget dan tercengang, well it’s time for revolution.
Tugas pertama jadi KM adalah menjadi penghubung antara mahasiswa dan dosen. Dalam menjalankan tugas ini ada suka, duka, dan tantangannya. Sukanya lebih tau tentang dosen, dan lebih dikenal dosen. Kalau dukanya hmmm, mungkin kebanyakan mahasiswa tahu dan nggak usah aku jelasin. Yang harus diketahui adalah setiap dosen mempunyai karakter dan watak yang berbeda-beda.
Dalam menghubungi dosen ada etika dan aturannya, harus saat jam kerja, harus sopan, dan ada tempatenya yaitu : (1) Ucapkan salam [Assalamualaikum Pa/Selamat Pagi Bu], (2) Ajukan permohonan maaf [Mohon maaf menganggu waktunya], (3) Perkenalkan diri [Saya M Ryandi dari kelas 4A2 yang mengontrak mata kuliah Grammar] , (4) Utarakan maksud [Mau bertanya, apakah makeup class jadi dilaksanakan hari ini ?], (5) Ucapkan terima kasih [Terima kasih Pa.]. Ini WAJIB dan HARUS dipakai ketika menghubungi dosen. Kebanyakan dosen pakai Whatsapp tetapi ada beberapa yang pakai BBM atau Line, beberapa dosen juga ada yang hanya mau dihubungi via SMS atau E-mail.
Tugas kedua yaitu menjadi seksi logistik kelas, maksudnya KM harus menyediakan semua keperluan saat kegiatan belajar mengajar seperti proyektor (kalau tidak ada harus pinjam), kabel VGA, dan lain sebagainya. Kabel VGA itu dikasih satu tiap kelas dan harus selalu stand by di tas KM setiap hari.
Tugas ketiga yaitu menjadi pemimpin di kelas. Sama seperti tugas-tugas diatas, tugas ini banyak suka dan dukanya, yang mungkin nggak bisa aku jelasin satu-satu. Selain menjadi pemimpin, KM juga menjadi perwakilan dan representative kelas di publik, mungkin bahasa mudahnya seperti face of the class.
Aku nggak cuma jadi KM di satu kelas, tetapi di dua kelas sekaligus yaitu 4A & 4A2. Jadi di Bahasa Inggris UPI ada yang namanya kelas kecil dan besar. Kelas kecil terdiri dari 10 – 25 orang, contohnya kelas 4A2. Kelas kecil hanya untuk mata kuliah skill seperti Listening, Speaking, Writing, Reading. Kelas besar terdiri dari 20 – 50 orang, yang merupakan gabungan dari dua kelas kecil, contohnya 4A (gabungan kelas 4A1 & 4A2). Kita belajar mata kuliah selain skill di kelas besar seperti Grammar, Translating, Kewirausahaan, Kurikulum, Psikologi, dan lain-lain.
Saat jadi KM aku mengadakan beberapa program kerja untuk kelas, mungkin agak uncommon bagi kelas punya program kerja but I made it dan bisa dibilang cukup sukses. Untuk lebih lengkapnya tentang program kerja bisa dilihat dalam Manajemen Program Kerja Kelas 4A dan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) KM di bawah. Di akhir masa jabatan KM, aku menyebarkan survey untuk menilai kinerja aku sebagai KM, dan aku dapat nilai sebesar 6,4 (Range : Okay) . Sebuah nilai yang cukup besar dalam kepemimpinan pertama aku, aku bahkan nggak menyangka akan dapat nilai sebesar ini. Tetapi nilai ini masih jauh dari kata bagus atau baik, masih banyak yang harus aku perbaiki.
Kalau ditanya gimana rasanya jadi KM ? Rasanya senang, bisa belajar bagaimana caranya menjadi seorang pemimpin dan melakukan hal-hal yang belum pernah aku lakukan sebelumnya. Kalau diberi kesempatan dan diizinkan, aku sangat mau menjadi KM atau pemimpin lagi. Cita-citaku adalah menjadi pemimpin yang hebat.

Mungkin nggak banyak yang bisa aku ceritakan di post ini, untuk lebih lengkapnya silakan baca dan klik LPJ – LPJ aku di bawah. Ada 2 LPJ KM (4A & 4A2) , Manajemen Program Kerja, dan 3 LPJ program kerja yang sudah dijalani. Selamat membaca.


Seminar Kewirausahaan

0

Posted by Unknown | Posted in ,


Semester 4 adalah masa-masa dimana aku mengenal wirausaha dan bisnis. Di Semester ini kami diwajibkan untuk mengontrak mata kuliah kewirausahaan. Tugas utama dari mata kuliah ini adalah berwirausaha dengan omzet sebanyak 130 juta rupiah dan membuat seminar perkelompok. Dalam berwirausaha kami dibebaskan menjual dan melakukan apapun, selama itu masih halal dan tidak bertentangan dengan hukum.
Dalam seminar kewirausahaan kami diharuskan untuk mengundang wirausahawan/pengusaha muda, untuk berbagi pengalaman dan ilmunya. Seminar kewirausahaan ini diadakan setiap hari kamis tiap minggunya. Dalam seminar kewirausahaan, Kelas A dan Kelas B Pendidikan Bahasa Inggris UPI disatukan dalam satu ruang kelas. Total ada 10 kelompok dari 2 kelas (5 Kelompok kelas A dan 5 Kelompok kelas B), yang berarti akan ada 10 pemateri.. Selain kelompok seminar, kelompok ini juga merupakan kelompok berwirausaha untuk mencari omzet 130 juta. Dan sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan, setiap kelompok memberikan sertifikat dan plakat kepada pemateri. Di bawah ini aku bakal menceritakan tentang beberapa pemateri hebat yang telah kami undang. Nama kelompok tidak urut, karena urutan tampil kelompok diundi.
Seminar kelompok 1 diadakan tanggal 22 Februari 2018. Pengusaha dari kelompok 1 adalah Gatot Sandy, seorang pengusaha bimbingan belajar (bimbel) dan owner dari UNITALK. Dia bercerita tentang pengalamanya bagaimana dia membangun sebuah perusahaan bimbel, bagaimana dia dulu hanya punya 3 murid, namun sekarang dia sudah punya ratusan murid.
Photobooth with Placard (Ein - Ema - Ryan - Suci - Nisa)
Seminar kelompok 2 diadakan tanggal 1 Maret 2018. Pengusaha dari kelompok 2 adalah Rizal Khoirul Insan , seorang pengusaha tas dan owner dari Radiuz. Dia merupakan pengusaha muda dari jurusan seni rupa UPI. Dia bercerita tentang latar belakang mengapa dia berwirausaha menciptakan tas anti air, karena dulu tasnya yang berisi laptop sering kebasahan, sementara semua pekerjaan dan file-file penting dia ada di laptop itu, jadi dia berinovasi menciptakan tas laptop anti air sehingga laptopnya bisa tetap aman walau kehujanan sekalipun. Dia juga sharing tentang investasi & aset, jenis-jenis aset, kenapa investasi itu penting, dan contoh investasi yaitu Buka Dana Reksa & Buka Emas.
Tanggal 8 Maret 2018 tidak ada seminar kewirausahaan, namun kami mendapat kunjungan dari Prudential (Perusahaan Asuransi). 4 orang perwakilan dari Prudential, sharing kepada kami tentang asuransi, bagaimana cara kerja asuransi, menabung di bank asuransi, apa itu premi, persyaratan mengajukan asuransi, dan peluang menjadi agen asuransi Prudential .
Seminar kelompok 6 diadakan tanggal 15 Maret 2018. Pengusaha dari kelompok 6 adalah Jamilatun Nuriyyah, seorang pengusaha pakaian (penjahit) dan owner dari Demifa. Dia merupakan mahasiswa UNPAS jurusan akuntansi. Dia bercerita tentang hobinya yang dijadikan bisnis, hobinya adalah menjahit pakaian karena terkadang model dan ukuran pakaian yang dia mau tidak ada di toko atau butik. Awalnya dia merintis usaha hanya dibantu oleh mamanya, namun sekarang dia sudah punya karyawan yang membantunya menjalankan bisnis pakaiannya.
Seminar kelompok 7 diadakan tanggal 22 Maret 2018. Pengusaha dari kelompok 7 adalah Sidik Amin Mubarok, seorang pengusaha keripik dan owner dari keripik Sorodot Gaplok. Dia merupakan mahasiswa UNPAD jurusan business management. Dia bercerita tentang kehidupannya yang broken home, hidup susah, dan pernah ditipu ketika awal dia memulai bisnis keripiknya. Namun sekarang dia telah bangkit menjadi pengusaha sukses, dengan penjualan 5000-7000 paket keripik terjual setiap bulannya. Bahkan dia telah membantu memperdayakan orang-orang di desanya. Nama brand keripiknya diambil dari nama permainan tradisional yang dulu suka dia mainkan saat masih kecil.
Seminar kelompok 4 diadakan tanggal 29 Maret 2018. Pengusaha dari kelompok 4 adalah Nanda Puspa Farhanata, seorang makeup artist, model, dan public speaker. Dia sharing tentang tips and trick menjadi public speaker yang baik, dan bagaimana dia awalnya bisa menjadi makeup artist, model, dan public speaker. Dia juga bercerita sedikit kehidupan pribadinya, seperti dia masih berumur 20 tahun (kelahiran 1998), tetapi kini dia sudah menikah dan tengah mengandung anak pertama.
Photobooth (Ein - Ema - Ryan - Suci)
Seminar kelompok 3 diadakan tanggal 5 April 2018. Pengusaha dari kelompok 3 adalah David Cuh Sihotang, seorang pengusaha applikasi digital dan owner sekaligus CEO dari Open Trip. Dia merupakan lulusan dari Sekolah Bisnis Management ITB. Dia bercerita tentang pengalamannya membangun bisnis dan bekerja, dari reseller, membuka bisnis pakaian, bekerja di bank BCA, bekerja di Telkom Indonesia, sampai sekarang dia menjadi CEO dari applikasi Open Trip. Awalnya dia membangun bisnis applikasi Open Trip karena dia melihat peluang yang besar dalam bisnis digital seperti Gojek dan Grab, dan saat itu Telkom sedang ada program untuk membiayai pengembangan bisnis applikasi digital anak bangsa.
Seminar kelompok 8 diadakan tanggal 12 April 2018. Pengusaha dari kelompok 8 adalah R. Nur Muhammad (Den Robbie), seorang pengusaha gawai dan owner dari Kamar Gadget. Dia merupakan lulusan UPI jurusan Pendidikan Management Bisnis angkatan 2012. Dia bercerita kalau dia sudah pernah gagal 3 kali sebelum merintis bisnis Kamar Gadget. Diawal-awal dia berbisnis reseller, kemudian bisnis macaroni, dan terakhir bisnis cuci motor. Dia baru menuai kesuksesan saat berbisnis gawai di Kamar Gadget.
Seminar kelompok 5 diadakan tanggal 26 April 2018. Pengusaha dari kelompok 5 adalah Ikbal Purnama Alamsyah, seorang pengusaha biro travel dan owner dari World Travelers of Indonesia. Dia merupakan lulusan dari UNPAS. Dia menjelaskan tentang bisnis, bagaimana cara memulai suatu bisnis, sifat-sifat wirausahawan, dan kunci-kunci bisnis.
Seminar kelompok 10 diadakan tanggal 3 Mei 2018. Pengusaha dari kelompok 10 adalah Mohammad Ihsan Afiefurrahman, seorang pengusaha mango sticky rice dan owner dari Tetangga Id. Dia merupakan mahasiswa UNPAD. bercerita tentang bagaimana dia membangun suatu bisnis dan bagaimana pernikahan mendatangkan rezeki baginya.
Selain 9 kelompok diatas, ada juga seminar dari kelompok 9. Pengusaha dari kelompok 9 adalah Bintang Priyambodo, seorang pengusaha makanan food truck dan owner dari Papa Buncit.
Itulah seminar-seminar kewirausahaan yang diadakan selama aku semester 4. Dengan hadirnya aku dalam seminar-seminar ini, aku mulai kepikiran untuk berbisnis juga. Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, terutama panitia. Tanpa panitia, acara seminar kewirausahaan mungkin nggak akan pernah terwujud. Aku juga menyertakan Laporan Kegiatan atau Laporan Pertanggung Jawaban di bawah. Di LPJ ini ada nama-nama susunan kepanitiaan dan hal-hal lain yang nggak aku cantumin di atas. Yuk dibaca LPJ nya !


Link Tambahan :

Taking Part in Indonesia Regional Election

0

Posted by Unknown | Posted in , , ,


27th June 2018 is a historical day for me and Indonesia because it was my first time taking part in Indonesia Regional Election. I got my legal age 2 years ago, but there is no election in past 2 years. Legal age is one of the requirements to join an Election, the other one is Indonesia citizenship and has an ID card (KTP).

We choose a governor and mayor for this Regional Election. I live in Bandung, so I choose a governor for Jawa Barat and Mayor of Bandung. Actually, I am a type of person that not really into politics, I barely know the candidates of the election. I know some people like Ridwan Kamil, Deddy Mizwar, and Oded M Danial, but I don't have any idea about the rest.

To give your vote in a regional election, first, you must go to Tempat Pemungutan Suara (Voting Place). Second, validate your data by showing your ID card to the election committee, make sure your name was registered in that voting place. Third, wait until your name is called and then the committee will give you the election paper. Don’t forget to check your paper, if there any flaw you can exchange it with the new one. Fourth, go to the voting booth and give your vote there. There is a sharp object inside the booth, what you have to do is stab the photo or number on the candidates of your choice. Fifth, fold the paper and put it inside the box. Sixth, dip one of your fingers in the purple ink, it's a sign that you have already given your vote on election.

Giving a vote in a regional election is very simple. As a good Indonesia citizen, I am proud that I can do my obligation, giving a vote in the election. For anyone that would win the regional Election, I hope he/she can make Bandung become a better city, and Jawa Barat becomes a better province. Let's make Indonesia great again!

Sorry if there any grammar mistakes.
This article was also published on my facebook.